001> Surat Al-Fatihah (Tafsir Muyassar)
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al Muyassar
Surat ini disebut Al-Fatihah : Karena Al-Qur'an yang Agung ini dibuka dengan surat Al-Fatihah, dan itu disebut berulang-ulang, karena dibaca di setiap rakaat, dan memiliki nama lain.
Dimulainya membaca Al Qur'an dengan menyebut nama Allah sekaligus memohon pertolongan kepadanya . Allah adalah nama bagi Rabb Tabaraka wa Taala, yang disembah dengan haq bukan selainnya. Allah adalah nama Allah yang paling khusus, tidak ada selainnya yang berhak menyandang nama ini.
Ar-Rahman Pemilik rahmat yang umum di mana rahmatnya mencakup seluruh makhluk.
Ar-Rahim Maha Penyayang kepada orang orang mukmin. Ini adalah dua nama Allah di antara nama-namanya yang lain yang menetapkan sifat rahmat bagi Allah Taala sesuai dengan kebesarannya.
الحمد لله رب العلمين
Segala puji bagi Allah , Tuhan semesta alam .
Tafsir Al Muyassar
Sanjungan kepada Allah dengan segala kesempurnaan sifatnya. Pujian kepadanya atas nikmat-nikmatnya, baik yang lahir maupun yang batin, agama maupun duniawiyah. Ayat ini juga menjadi perintah dari Allah kepada hamba-hambanya agar memujinya. Dialah semata yang berhak dipuji. Dialah pencipta seluruh makhluk, yang mengurus segala perkara mereka, yang memelihara seluruh makhluknya. dengan nikmat-nikmatnya, dan memelihara wali-walinya dengan iman dan amal baik.
الرحمن الرحيم
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .
Tafsir Al Muyassar
Ar-Rahman Pemilik rahmat umum di mana rahmatnya meliputi seluruh makhluk. Sedangkan Ar-Rahim Maha penyayang kepada orang-orang yang beriman. Ini adalah dua nama Allah di antara nama-namanya.
ملك يوم الدين
Yang menguasai hari pembalasan .
Tafsir Al Muyassar
Hanya Allah semata penguasa hari Kiamat yang merupakan hari dibalasnya segala amalan. Dibacanya ayat ini oleh seorang muslim di setiap rakaat shalatnya mengingatkan kepada hari akhir, mendorongnya untuk bersiap-siap dengan amal baik dan menahan diri dari dosa-dosa dan keburukan-keburukan.
إياك نعبد وإياك نستعين
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
Tafsir Al Muyassar
Sesungguhnya kami mengkhususkan ibadah hanya kepadamu , kami juga memohon pertolongan hanya kepadamu semata dalam segala urusan kami. Segala perkara di tanganmu, tidak seorang pun yang memilikinya sekalipun hanya seberat zarrah.
Ayat ini merupakan dalil yang menetapkan bahwa seorang hamba tidak boleh memberikan salah satu bentuk ibadah seperti doa, istighatsah ( mohon penyelamatan dari kondisi sulit ), menyembelih dan thawaf melainkan hanya kepada Allah semata. Ayat ini mengandung obat bagi hati dari ketergantungan kepada selain Allah, dari penyakit riya ( pamer ) , ujub ( bangga diri ) , dan takabur ( sombong ) .
إهدنا الصراط المستقيم
Tunjukilah kami jalan yang lurus
Tafsir Al Muyassar
Tunjukanlah kami, bimbinglah kami, berilah taufik kepada kami ke jalan yang lurus serta teguhkanlah kami di atas jalan itu hingga kami berjumpa denganmu.
Jalan yang lurus adalah Islam, yaitu jalan yang terang yang membawa kepada keridhaan Allah dan surganya, jalan yang dibawa oleh penutup para nabi dan rasul, Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Tiada jalan menuju kebahagiaan bagi seorang hamba kecuali dengan beristiqamah di atasnya.
صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين
( yaitu ) jalan orang - orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka ; bukan ( jalan ) mereka yang dimurkai dan bukan ( pula jalan ) mereka yang sesat .
Tafsir Al Muyassar
Jalan orang-orang yang telah Engkau limpahkan nikmat kepada mereka dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang shalih, mereka adalah orang - orang yang mendapatkan hidayah dan teguh berjalan di atasnya. Janganlah Engkau menjadikan kami termasuk orang-orang yang meniti jalan orang prang yang di murkai, yaitu orang-orang yang mengetahui kebenaran namun tidak mengamalkannya, mereka adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang yang sejenis dengan mereka. Dan orang-orang yang tersesat, mereka adalah orang-orang yang tidak mengambil petunjuk karena kebodohan sehingga mereka tersesat dari jalan yang lurus. Mereka adalah orang-orang Nasrani dan orang-orang yang mengambil jalan mereka.
Comments
Post a Comment